Didampingi Private via WA Tanpa Install App Berbasis Penelitian

Lelah Berjuang Hadapi
Drama per HP-an
Sendirian?

Berhenti berjuang sendirian. Halo Mumu adalah pendamping di genggaman yang memahami lelah Ayah Bunda. Tanpa teori rumit, hanya solusi praktis satu langkah demi satu langkah, langsung di WhatsApp Ayah Bunda.

👩👨👩👨
Build your family digital wellbeing
🎯
Screening Khusus
Respons Personal
💚
Panduan Sederhana & Aplikatif
❤️ Ayah Bunda tidak sendirian

Pernah mengalami situasi di bawah ini?

Jutaan orang tua di Indonesia merasakan hal yang sama setiap harinya.

😮‍💨

Bersaing sama layar

Susah banget dapet perhatian anak kalau HP sudah di tangan. Rasanya kayak ngomong ke tembok.

Main sampai lupa waktu

Sudah dikasih batasan 1 jam, tapi selalu minta tambah. Dan ujungnya berakhir ribut.

😔

Kapan makan bareng?

Meja makan yang tadinya tempat ngobrol kini sunyi. Semua sibuk dengan layar masing-masing.

😤

Susah banget dibilangin, harus teriak!

Kalau sudah pegang HP, langsung berubah. Minta berhenti bisa berakhir tangis atau amarah.

😰

Khawatir tapi bingung

Tahu ada yang harus diubah, tapi tidak tahu harus mulai dari mana. Takut salah langkah.

💆

Lelah tapi tetap mau coba

Sudah coba banyak cara. Sebagian berhasil, sebagian tidak. Tapi Ayah Bunda tidak menyerah.

🔍 Cara Kerja

Tiga langkah yang
mengubah segalanya.

Tidak perlu ribet. Tidak perlu install apa-apa. Cukup WhatsApp yang sudah ada.

Langkah 01
🎯

Kenali Kondisi Keluargamu

Melalui Skala NADI, kita lihat "detak kesehatan digital" keluarga Ayah Bunda secara jujur. Bukan untuk menghakimi, tapi untuk tahu harus mulai dari mana.

💬
Langkah 02

Terima Pesan yang Memahami

Setiap hari, Halo Mumu mengirim pesan WhatsApp yang menyesuaikan diri dengan kondisi emosi Ayah Bunda. Saat lelah, pesannya memeluk. Saat semangat, pesannya mendorong.

🌱
Langkah 03

Tumbuh Bersama, Hari per Hari

Tidak ada perubahan besar yang terjadi dalam semalam. Halo Mumu menemani Ayah Bunda membangun kebiasaan kecil yang bertahan lama untuk keluarga.

Kak Mumu, Muhamad Nur Awaludin, pendiri Halo Mumu dan praktisi Digital Wellbeing
13
tahun
perjalanan
👋 Kenalan Dulu

Saya pernah ada
di posisi yang sama.

Nama saya Muhamad Nur Awaludin, biasa dipanggil Kak Mumu. Selama 13 tahun saya tenggelam dalam dunia game hingga kehilangan waktu, relasi, dan arah. Pengalaman itulah yang menjadi fondasi saya memahami anak-anak dan orang tua dari dalam, bukan sekadar dari buku teks.

Kini sebagai praktisi IT yang tengah menyelesaikan Magister Psikologi Pendidikan, saya sudah berkeliling ke 50 lebih kota di Indonesia untuk berbagi langsung bersama para orang tua. Bukan karena kewajiban, tapi karena saya percaya setiap keluarga berhak mendapat pendampingan yang nyata.

Halo Mumu lahir dari keyakinan itu. Sebuah teman perjalanan untuk Ayah Bunda yang tidak mau menyerah.

Praktisi IT Praktisi Parenting S2 Psikologi Pendidikan 50+ Kota Indonesia
Kenal Lebih Dekat Kak Mumu →
💛 Infaq Kebaikan

Tentukan Sendiri Besaran
Infaq Ayah Bunda

Semua mendapat akses yang persis sama. Infaq Ayah Bunda juga membantu keluarga lain yang lebih membutuhkan.

Yang Ayah Bunda Dapatkan
Smart Companion via WhatsApp Pesan harian yang disesuaikan Diagnosa Skala NADI Panduan langkah demi langkah Dukungan dari komunitas orang tua
Pilih Nominal Infaq
atau masukkan nominal lain:
Rp
Infaq & Mulai via WhatsApp → Sebagian dana digunakan untuk membantu keluarga yang lebih membutuhkan.
❓ Yang Sering Ditanya

Pertanyaan Ayah Bunda

Halo Mumu adalah Smart Companion pendamping pengasuhan digital yang hadir langsung di WhatsApp Ayah Bunda. Tugasnya sederhana: menemani Ayah Bunda membangun kebiasaan yang sehat di rumah, satu langkah kecil setiap hari. Bukan menghakimi, bukan menggurui, tapi benar-benar menemani.
Tidak sama sekali. Semua berjalan lewat WhatsApp yang sudah Ayah Bunda pakai sehari-hari. Tidak ada aplikasi baru, tidak ada akun baru. Begitu bergabung, langsung bisa dimulai.
Kak Mumu percaya ilmu pengasuhan bukan barang dagangan. Model infaq memungkinkan keluarga yang mampu membantu keluarga yang belum mampu. Setiap partisipasi Ayah Bunda berdampak ganda, untuk diri sendiri dan untuk keluarga lain di luar sana.
Tidak ada bedanya. Semua mendapat akses yang persis sama, baik yang berinfaq Rp 0 maupun Rp 300rb. Semua punya hak yang sama untuk didampingi dan bertumbuh.
Muhamad Nur Awaludin, praktisi IT sekaligus peneliti Psikologi Pendidikan yang pernah menghabiskan 13 tahun bergulat dengan kecanduan game. Kini beliau telah mengisi 200 lebih seminar parenting di 50 kota se-Indonesia. Latar belakang itulah yang menjadi jiwa di balik Halo Mumu.

Mumu siap menemani
Ayah Bunda hari ini.

Satu langkah kecil setiap hari. Tidak harus sempurna, yang penting hadir. Yuk mulai bersama.